Minggu, 29 Mei 2011

SURVEY KEPENDUDUKAN

kalo postingan yang kemaren2 kan survey geoling, itu kecamatan Tugu kota Semarang
nah tapi untuk tugas besar Kependudukan ini, sua trveynya ke kecamatan Sayung, kab. Demak.
kota tetangga, sama sama pesisir yang panas dan gerah banget,,,
berikut profil Kota Demak yang kami dapatkan dari BPS setempat :)


PROFIL WILAYAH STUDI [Kec. Sayung]
Keadaan Geografi
·         Letak Geografi
Kecamatan Sayung merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Demak. Sebelah utara wilayah ini berbatasan dengan Laut Jawa, sebelah timur berbatasan dengan Kecamatan Karangtengah, seblah selatan berbatasan dengan Kecamatan Mranggen, serta sebelah barat berbatasan dengan Kota Semarang. Jarak terjauh dari barat ke timur adalah sepanjang 8 km dan dari utara ke selatan sepanjanbg 16 km. Jarak ke Ibukota Demak 29 km, sedangkan ke kecamatan sekitar adalah ke Kecamatan Karang tengah  8 km, Kecamatan Mranggen 10 km  dan ke Kecamatan Karangawen 15 km.
·         Luas Penggunaan Lahan
Secara administratif luas wilayah Kecamatan Sayung adalah 78,80 km², terdiri atas 20 desa. Sebagai daerah agraris yang sebagian besar penduduknya hidup dari pertanian, wilayah Kecamatan Sayung terdiri atas lahan sawah yang mencapai luas 2628.85 ha, dan selebihnya adalah lahan kering 5251.15 ha. Menurut penggunaannya, sebagian besar lahan sawah yang digunakan berpengairan tadah hujan 2628.85 ha, pengairan sederhana 0 ha dan setengah tehnis 0 ha.

Pemerintahan
·         Wilayah Administratif
Secara administratif wilayah Kecamatan Sayung terdiri atas 20 desa, 101 Dusun serta 105 RW dan 484 RT. Seluruh desa di Kecamatan Sayung sudah termasuk klasifikasi swasembada. Jumlah perangkat yang telah terisi adalah Kepala Desa sejumlah 20 orang, sekretaris desa 15 orang, kepala dusun 70 orang, kepala urusan 88 orang dan pembantu kaur 66 orang. Tanah Bengkok di Kecamatan Sayung seluas 932.064 Ha atau sekitar 11.82 persen dari luas wilayah. Sementara itu, untuk tanah kas desa terdapat sekitar 4.03 persen dari total luas wilayah Kecamatan Sayung atau seluas 318.027 Ha.

Kependudukan dan Ketenagakerjaan
·         Kependudukan
        Jumlah penduduk Kecamatan Sayung berdasarkan hasil Registrasi Penduduk 2009 adalah sebanyak 92.822 orang terdiri atas 45.555 laki-laki dan 47.267 perempuan. Jumlah penduduk ini turun sebanyak 1.448 orang atau sekitar 1.54 persen dari tahun sebelumnya . secara berurutan jumlah penduduk terbanyak terdapat di Desa Sriwulan dan Kalisari dengan jumlah penduduk masing-masing sebesar 13.310 orang dan 8343 orang. Sedang jumlah penduduk terkecil terdapat di Desa Pilangsari 2432 orang dan Desa Tambakroto 2505 orang.
   
Sosial
·         Pendidikan
        Keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi oleh tersedianya sarana dan prasarana pendidikan seperti sekolah dan tenaga pendidikan (guru) yang memadai. Pada tahun 2009 jumlah TK ada 26 buah, SD/MI di Kecamatan Sayung ada 56 buah, SLTP/MTs 13 buah dan SLTA 8 buah. Sedang jumlah guru berturut-turut 54 orang guru untuk TK, 347 orang guru untuk SD/MI, 325 orang guru untuk SLTP/MTs dan 205 orang guru untuk SLTA
·         Kesehatan
Sarana kesehatan yang terdapat di Kecamatan Sayung adalah 2 Puskesmas dan 5 puskesmas pembantu, 20 Polindes dan 5 rumah Bersalin, dengan tenaga medis yaitu 21 dokter, 11 paramedis, 27 bidan dan 42 dukun bayi.

dalam studi kependudukan ini , kami mempelajari aspek baik demografi maupun non demografi,
menghitung CDR, CBR, Mo, Mi, dll.. dengan data Sayung dalam angka yang kami peroleh dari BPS Kab. Demak

kami berharap besar tubes kali ini dpat menghasilkan hasil yang maximal :)


Minggu, 15 Mei 2011

POSTER TEKKOM

Poster untuk tugas teknik komunikasi aku nihh..
backgroundnya ambil di  TUMBLR.. >> usaA0XTOcoafe359dy63tu68o1_500.jpg

intinya, we need extra open space for better living
dimana dita butuh lebih banyak ruang terbuka untuk hidup yang lebih baik
contohnya untuk daerah resapan air, agar daerah yg rendah tidak kena banjir,
selain itu untuk menhasilkan O2 lebih banyak, dan masih banyak lagi :)

SURVEY GEOLING

Perencanaan wilayah dan kota merupakan cakupan berbagai ilmu, wawasan dan aspek , mulai dari sosial , ekonomi, politik, budaya, fisik alam atau geografi, dan berbagai ilmu lainnya. Perencanaan dapat diartikan sebagai proses yang berkesinambungan yang melibatkan penetapan keputusan-keputusan tentang alternatif cara penggunaan sumber-sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu di masa depan yang tidak dapat dilepaskan dari disiplin ilmu nya. Dan salah satunya adalah disiplin ilmu Geologi Lingkungan, aspek-aspek yang terkait dengan Geologi Lingkungan merupakan kebutuhan minimal fisik dalam perencanaan yaitu : space (ruang), row material (bahan dasar), energi (energy), water supply (cadangan air), waste disposal (buangan limbah). Jika dalam perencanaan atau pemanfaatan tata guna lahan tidak memperhatikan aspek-aspek geologi tersebut, maka bisa mengakibatkan masalah geologi lingkungan seperti tanah longsor, banjir, sesar dan lain-lain.
Geologi Lingkungan sendiri dapat kita artikan sebagai interaksi antara manusia dengan lingkungan geologisnya. Lingkungan geologis tersebut terdiri dari unsur-unsur fisik bumi (batuan, sedimen, tanah dan fluida) dan unsur permukaan bumi, bentang alam serta proses-proses yang mempengaruhinya.
      Dan pada pelajaran geoling ini , saya dan rekan se kelempok mendapat daerah tugu untuk tugas ini. 

berikut dokumentasi perjalanan kita menyusun tugas geologi lingkunga.